Wednesday, September 05, 2007

Sebuah Keputusan

akhirnya..keputusan itu telah dibuat....saya memilih resign dari pekerjaan setelah sebuah statement yang membuat saya tak harus ragu ragu mengambil keputusan.

ada bahagia. lega dan juga sedih. bahagia telah mengambil keputusan. sedih berpisah dengan teman teman di sini dan semua kenangan di komputer ini...

meski tak tahu apa rencana selanjutnya, tapi apapun resiko setelah sebuah keputusan harus dihadapi dengan sebaik-baiknya. setiap keputusan selalu punya resiko, tinggal kemantapan hati sejauh manakah mampu menemukan hikmahnya.

ada awal ada akhir, ada datang ada pergi.. semua yang telah berlalu adalah kenangan indah dalam hidup saya, kenangan yang tidak boleh terlalu ditangisi ataupun terlalu disanjung, cukup ambil saja hikmahnya untuk kehidupan yang lebih baik nanti..

semoga keputusan saya ini tidak bercampur dengan keegoisan diri tapi sebuah bentuk membela harga diri....

yang berlalu biar berlalu.... masa depan hadapilah dengan senyum pengharapan baru...

****
Rabb..
Ampuni andai aku bersalah...
selamatkan andai aku dizalimi...
tundukkan jiwaku andai aku angkuh...
kuatkan hatiku andai aku lemah....
insyafkan aku andai aku sombong
ingatkan aku andai aku lalai....

Rabb...
Hanya Engkau Penolongku
jangan biarkan jiwaku menghamba kepada selainMU
Hanya Engkau Pelindungku
Lindungilah aku dalam setiap detak waktuku
Hanya Engkau Pemberi Petunjukku
Tunjuki aku kemana langkah ini harus kubawa...
TanpaMU aku tak mampu.....

**** Jakarta, senja di ujung kota****5/9/07***

2 comments:

NN said...

" keputusan yang diambil setelah melewati perenungan dan kematangan berfikir, tidak perlu disesali, saya yakin kamu bisa melewati ini semua, karena ini semua merupakan bagian dari perjalanan hidup, yang menempa kita menjadi kuat"

wassalam

ichal said...

semangat uurr!!!!

kamu wanita yang hebat