Monday, February 12, 2007

Sebuah Buku


Buku ini, saya beli hari jum’at yang lalu, sebenarnya saya tidak punya rencana membeli buku ini, karena saya berniat membeli buku yang lain, pas setelah saya membeli buku yang saya rencanakan itu, Bapak penjual menyodorkan buku ini. “ Mbak ini bukunya bagus “. Kaget, ya saya sangat kaget disodorkan buku ini, Judul bukunya membuat saya ingat diskusi saya dengan teman beda agama saya seminggu yang lalu, dan ternyata isi buku ini adalah jawaban dan kesimpulan sempurna dari tanya-jawab malam itu ( Subhanallah).

Awal pertama saya mendapat pertanyaan-pertanyaan darinya saya takut menjawabnya, saya menyadari ilmu agama saya sangat sedikit dan begitu banyak yang tidak saya tahu rasanya tak sanggup untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu. Tapi akhir-akhir ini saya mulai merasa, jika pertanyaan-pertanyaan darinya membuat saya ingin belajar dan belajar lagi, haruskah saya takut? Bukanlah lebih baik mensyukurinya (Alhamdulillah).segala sesuatu tak akan terjadi tanpa izinNYA, begitu juga dengan pertanyaannya pada saya semua pasti atas izinNYA. Jika sebuah kesalahan membuat hati ingin selalu mencari kebenaran, haruskah segalanya disesali? Kata para orang sholeh, setiap hati punya potensi untuk menangkap kebenaran, hanya saja tergantung manusia pemilik hati untuk mengembangkan atau tidak potensi itu.

Atas segala kekurangan dan keterbatasan saya sebagai manusia yang tidak sempurna saya ingin selalu belajar dan belajar, Belajar mencintai-Nya, karena kekurangan adalah ujian dariNYA, apakah saya bisa bersyukur? mungkin saya bukan pecinta sejati seperti dalam syair para sufi, di mana kenikmatan terindah begitu terasa saat penyerahan total kepadaNYA, tapi Ya Robbi, izinkan saya belajar, Belajar MencintaiMU. Hingga seperti tulisan seorang sahabat “jika berjalan dalam CintaNYA, suka dan duka tiada beda”.

No comments: